banner-420×60

Pengalaman Pertama, Bangga Bawa Nama Sumbersari FC

Malang- Melancong ke negeri orang memang menjadi tantangan tersendiri. Salah satunya soal bahasa yang kerap menjadi kendala. Namun, dalam sepakbola bahasa tidak menjadi kendala. Sebab, sepakbola adalah bahasa universal. Bahasa yang bisa menyatukan seluruh pecintanya dalam satu tempat. Begitu pula yang dirasakan Bima Andhika saat mengunjungi National Stadium, Singapura. Warga Malang ini melihat langsung pertandingan Manchester United melawan Inter Milan Sabtu (20/7) lalu. Sebelum memasuki stadion berkapasitas 50 ribu penoton tersebut. Dia menyempatkan untuk foto di depan stadion megah tersebut.

Bahkan, dia begitu bangga mengenakan jersey Sumbersari FC. Baju berwarna pink itu seolah menjadi warna yang menarik perhatian. Sebab, berada di tengah lautan jersey MU yang dominan merah. “Tetap percaya diri, ini kesempatan langkah bisa menonton langsung. Apalagi bisa mengenakan jersey Sumbersari FC jadi kebanggaan sendiri,” kata Bima. Dirinya mengaku ingin mengenalkan nama Sumbersari FC. Ini juga menjadi motivasi kepada pemain untuk makin semangat. Jika jerseynya sudah bisa menginjak negeri orang. Seluruh pemain juga harus bangga dan main maksimal. “Pemain harus jauh lebih bangga. Mereka membela lambang di dada, saya hanya mendukung,” ungkapnya.

Bima menaruh harapan besar agar Sumbersari FC mampu berprestasi. Apalagi dengan materi banyak pemain muda. Klub ini mampu menjadi tempat untuk berkembang. Bahkan bisa menambah warna sepakbola Malang Raya. “Malang bukan hanya Arema, Sumbersari FC juga bagian dari masyarakat. Prestasi tertinggi harus bisa diraih,” tutupnya.